Minggu, 06 Maret 2016

sulit untuk berteman dengan Orang Jepang ?




Kenapa sulit untuk berteman dengan Orang Jepang ?

Bagi Anda Yang pernah tinggal di Negara Maju seperti Jepang, Amerika, ataupun negara lainnya, mungkin sudah banyak faham dan merasakan langsung Sulitnya berkomunikasi ataupun menjalin persahabatan dengan Orang Pribumi. Saya belum pernah pergi ke Amerika seh, apalagi tinggal disana.
Tapi kebetulan Negara maju yang pernah menjadi Negara kedua saya adalah Jepang. 3 Tahun tinggal di Jepang, adalah waktu yang cukup lama.
Mungkin banyak yang berfikir, wajar saja kalau punya banyak teman Orang Jepang, toh pernah tinggal lama di sana.



Tetapi ternyata, tidak semua orang bisa berteman dengan Orang Jepang. Kendala Bahasa mungkin menjadi salah satu faktor terbesar.
Tapi barangkali, Satu hal yang saya ingin sampaikan adalah, Pola Pikir dan budaya yang berbeda mungkin jadi Faktor utamanya.

Lingkaran Luar Orang Jepang itu sangat Keras, sehingga sulit untuk ditembus. Akan tetapi Lingkaran dalamnya mereka Lunak.
Dengan kata lain, Memang sangat sulit untuk berteman dengan Mereka, tetapi sekalina Menjadi teman, mungkin bisa selamanya jadi Teman.
Satu atau dua kali ketemu, mungkin bisa dikatakan kenalan, tapi belum tentu bisa dikatakan teman. Sekalipun ketemu dan ngorbrol di suatu tempat, entah di dalam kereta, di bus, ditaman dan lain-lain sampai kita tukaran Kontak HP atau account Facebook dan akun Sosial Media lain sekalipun, belum tentu kita bisa ketemu untuk kedua kalinya. Dan akhirnya hanya sekedar kenalan.
Misalkan, dalam suatu kesempatan, kita bertemu dengan Orang jepang, kemudian ngorbrol dari mulai nama, umur, hobby bahkan sampai tukar kontak (no HP) sekalipun, masih belum tentu dikatakan Teman.


Kalau kita bandingkan dengan Pola pikir dan budaya Orang kita (Indonesia) yang terkesan sangat Ramah dan bisa cepat akrab dengan orang yang baru ditemui sekalipun, mungkin berbanding terbalik. Bahkan kalau boleh dikatakan sebaliknya “Lingkaran Luarnya Orang kita itu sangat lunak, sehingga cepat sekali bisa akrab dengan siapapun. Sayangnya, Lingkaran Dalam kita terlalu keras, bahkan kadang terjadi, Orang yang terlihat sudah seperti sahabat tak terpisahkan sekalipun, bisa tiba-tiba tampak seperti bermusuhan. Seolah menemui titik yang bertentangan (lingkaran dalam yang keras) inipun menjadi pemecah hubungan.

Duduk bersebelahan selama berjam-jam dalam satu kereta atau bus sekalipun, Orang Jepang bahkan bisa untuk diam dan tidak bicara sedikitpun terhadap orang disebelahnya. Mereka biasanya diam sambil membaca buku, mendengarkan musik, atau fokus dengan mainan Game-nya. Mungkin karena individualitas mereka yang sangat tinggi, sehingga pola pikir mereka yang menganggap “Mereka tidak mau diganggu, maka saya pun tidak akan mengganggu Orang lain” dan lain sebagainya. Sehingga, kebanyakan orang yang tinggal di negara Maju terkesan lebih Individualis, tidak perduli dengan keadaan lingkungan
Berbeda sekali dengan karakter kita yang kadang suka ingin tahu Urusan orang lain. hehehe

Beberapa cara untuk menjalin Persahabatan dengan Orang Jepang neh,
Berteman dengan Orang yang sering kita temui. Bisa yang satu tempat kerja, satu tempat belajar, satu klub dalam sebuah komunitas dan lain-lain.
Ini adalah cara yang paling gampang. Sayangnya tidak semua Orang yang ditempat kerja kita itu bisa dijadikan Teman.
Jika bertemu diluar, dan sempat ngobrol kesana-kemari, kemudian ingin menjadikannya sebagai teman, Yang harus kita lakukan adalah, cari kesempatan kedua untuk bertemu lagi. Entah untuk makan bareng, Atau menghadiri event yang sama dan lain-lain.
Minta no HP, akun Facebook, Line id dan lain-lain bukanlah cara yang efektif. Sebab, sekalipun berhasil mendapatkan kontak mereka, kalau tidak bisa membuat chance untuk ketemu kedua kalinya, mungkin Status sebagai kenalan tidak akan berubah menjadi teman.

Yaaa, ini seh cuma cerita doank, tapi beberapa point mungkin bisa teman-teman buktikan sendiri.
Yang paling penting, mau berteman dengan siapapun, Jangan Pamrih, dan berhentilah berharap dan memposisikan diri kita sebagai penerima. Biar bagaimanapun, tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah kan.


Ingin tahu hal lainnya, silahkan lihat artikel terdahulu ini ya. Ada Video ku pas Speech Kontes bhs Jepang, dibawahnya ada terjemahan bahasa Indonesia nya kok. Semoga Bermanfaat.


 http://edisjun.hamazo.tv/e6174203.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar